kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Menkeu: Defisit transaksi berjalan belum akan turun di kuartal III 2018


Senin, 24 September 2018 / 23:02 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Defisit transaksi berjalan atau curent account deficit (CAD) Indonesia pada kuartal III 2018 diperkirakan masih tetap tinggi. Sebab, rangkaian kebijakan pemerintah untuk menekan impor baru mulai berlaku sehingga efeknya belum terasa di kuartal III 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan,di kuartal II 2018, CAD mencapai 3,04% dari produk domestik bruto (PDB) atau senilai US$ 8 miliar. CAD ini lebih tinggi dari kuartal I 2018 yakni sebesar US$ 5,7 miliar. "Kita sudah dapat melihat bahwa untuk kuartal III ini, CAD masih belum menurun," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyebut, kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor seperti penerapan mandatori biodiesel 20% atau B20 baru saja diluncurkan. "Kebijakan (penerapan B20) baru mulai efektif sebagian dimulai bulan ini (September)," ungkapnya.

Efek kebijakan tersebut mungkin akan mulai terlihat di kuartal terakhir tahun ini. "Kita nanti akan melihat di kuartal empat,  tindakan (hasil penerapan) yang sudah dilakukan seperti B20," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×