kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menkes: Penderita Ispa di Riau terus bertambah


Rabu, 26 Juni 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani Beberkan Sumber Dana untuk Pembangunan Ibu Kota Baru


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, mengatakan, pengidap penyakit Ispa atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Provinsi Riau semakin bertambah.

Karena itu, saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memberikan pertolongan dengan pembagian masker dan rawat jalan dan rawat inap kepada masyarakat yang menderita.

"Saya tidak tahu berapa jumlah yang sudah terkena, tapi selama ini semua yang terkena dampak pencemaran sudah terkaver. Mereka tidak dipungut biaya karena sudah bisa ambil dari Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat) dan Jamkesda (Jaminan kesehatan daerah), " tutur Nafsiah di Kantor Presiden, Rabu (26/7). 

Nafsiah mengatakan, pihak Kemenkes terus memonitor tingkat pencemaran udara di Provinsi Riau, baik di pagi maupun di sore hari. Dalam beberapa hari terakhir hujan sudah beberapa kali turun sehingga bisa mengurangi pencemaran udara.

Pihaknya juga telah menyediakan semua fasilitas pelayanan kesehatan baik itu di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Jambi. Namun, kata Nafsiah, Kemenkes masih belum perlu menambah biaya pelayanan kesehatan. Dana pelayanan kesehatan diperoleh dari anggaran sendiri dan dari Kementerian Lingkungan Hidup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×