kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Menkes: Penderita Ispa di Riau terus bertambah


Rabu, 26 Juni 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani Beberkan Sumber Dana untuk Pembangunan Ibu Kota Baru


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, mengatakan, pengidap penyakit Ispa atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Provinsi Riau semakin bertambah.

Karena itu, saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memberikan pertolongan dengan pembagian masker dan rawat jalan dan rawat inap kepada masyarakat yang menderita.

"Saya tidak tahu berapa jumlah yang sudah terkena, tapi selama ini semua yang terkena dampak pencemaran sudah terkaver. Mereka tidak dipungut biaya karena sudah bisa ambil dari Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat) dan Jamkesda (Jaminan kesehatan daerah), " tutur Nafsiah di Kantor Presiden, Rabu (26/7). 

Nafsiah mengatakan, pihak Kemenkes terus memonitor tingkat pencemaran udara di Provinsi Riau, baik di pagi maupun di sore hari. Dalam beberapa hari terakhir hujan sudah beberapa kali turun sehingga bisa mengurangi pencemaran udara.

Pihaknya juga telah menyediakan semua fasilitas pelayanan kesehatan baik itu di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Jambi. Namun, kata Nafsiah, Kemenkes masih belum perlu menambah biaya pelayanan kesehatan. Dana pelayanan kesehatan diperoleh dari anggaran sendiri dan dari Kementerian Lingkungan Hidup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×