kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Menkes janji, kasus Dera tak terulang lagi


Selasa, 19 Februari 2013 / 12:16 WIB
Menkes janji, kasus Dera tak terulang lagi
ILUSTRASI. Ilustrasi kartu nikah. ANTARA FOTO /Irwansyah Putra/wsj.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi berjanji kasus yang menimpa Dera Nur Anggraini, bayi yang meninggal karena diduga ditolak rumah sakit tidak terulang lagi. Caranya, Nafsiah akan meningkatkan peralatan dan jaringan penanganan gawat darurat khususnya di rumah sakit yang ada di DKI Jakarta.

"Akan terjalin online komunikasi seperti di luar negeri. Kalau ada gawat darurat apakah itu bayi, atau serangan jantung, dan sebagainya, seseorang hanya telepon satu nomor langsung dilihat di rumah sakit mana dia bisa dilayani," janji Nafsiah, di Istana Negara, Selasa (19/2).

Dalam rangka mengembangkan jaringan tersebut, Menkes akan bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta. Menkes membantah kalau Dera meninggal lantaran ditolak di rumah sakit, sebab tak ada jaminan yang akan bertanggungjawab soal biaya.

Nafiah bilang, setiap rumah sakit dilarang keras menolak pasien yang dalam kasus darurat. Sementara, Dera meninggal karena alat-alat yang dimiliki rumah sakit kurang.  Selain itu, ruangan untuk gawat darurat juga dalam kondisi penuh.

Tragisnya, Dera sudah ditolak delapan rumah sakit dan berakhir di rumah sakit RSCM Jakarta. Rumah sakit yang menolak tersebut berdalih kamar penuh dan tidak ada peralatan lengkap.

Namun, menurut Menkes, selain karena alasan di atas, Dera waktu lahir berat badannya hanya 1 kilogram, padahal bayi normal itu beratnya sekitar 3 kg. Karena itu, paru-paru Dera masih belum berkembang dan butuh alat khusus respirator.

Sementara alat ini cuma ada 10 buah di RSCM, pada saat yang sama ada 13 orang yang sedang dilayani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×