kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Booster Tingkatkan Kadar Antibodi Berlipat-lipat


Selasa, 31 Mei 2022 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/04/2022). Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Booster Tingkatkan Kadar Antibodi Berlipat-lipat.


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi booster Covid-19 dapat meningkatkan kadar antibodi tubuh hingga berlipat-lipat.  Hal itu disampaikannya berdasarkan dua kali hasil sero survei terhadap masyarakat yang telah mendapatkan suntikan vaksin booster.

"Data sero survei yang dilakukan Kemenkes, pada Maret 2022 kadar antibodi masyarakat sebelum booster sekitar 400 titer antibodi. Setelah disuntik vaksin Covid-19 booster, kadar antibodi naik hingga 5.000-6.000 titer antibodi," ujar Budi usai rapat terbatas soal vaksin Covid-19 kedaluwarsa di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (31/5/2022). 

"Jadi apa kesimpulannya? Booster itu meningkatkan kekebalan atau kekuatan antibodi atau kadar antibodinya itu berlipat-lipat. Sehingga akan sangat melindungi masyarakat kalau mereka mengambil booster," tegasnya. 

Budi pun mengungkapkan, dalam rapat terbatas pada Selasa siang, Presiden Joko Widodo meminta pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 terus ditingkatkan. 

Baca Juga: Jokowi Bersyukur Pandemi Covid-19 Sudah Melandai

Sebab capaian vaksinasi booster di Indonesia saat ini baru 25%. "Nah Bapak Presiden menyampaikan ini (capaian) booster baru 25%. Agar boosternya diperbanyak karena memang kita sekarang sudah 412 juta dosis yang diberikan, dosis pertamanya juga sudah nembus 200 juta," jelasnya. 

Selain itu, hingga akhir 2022 nanti terhitung ada 71 juta vaksin Covid-19 di Indonesia. Sehingga Presiden Jokowi meminta agar stok vaksin yang ada digunakan untuk pemberian booster. 

Baca Juga: Jokowi: Segera Vaksinasi Booster, Stok Vaksin Lebih dari Cukup

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya masyarakat melakukan vaksinasi booster Covid-19. Menurut presiden, vaksinasi booster tersebut dapat meningkatkan kekebalan komunitas hingga dua kali lipat dibandingkan dengan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×