kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Menhub Janji Cabut Izin Armada Angkutan yang Nakal


Selasa, 10 Agustus 2010 / 22:55 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Gelombang mudik menjelang Lebaran memang biasa memancing para operator armada angkutan untuk bertindak semau-maunya. Misalnya menaikkan harga tiket setinggi-tingginya, toh para pemudik pasti mau membeli tiket juga karena mereka memang membutuhkannya.

Kejadian yang selalu berulang dari tahun ke tahun ini, bisa jadi kembali terjadi tahun ini. Tapi Menteri Perhubungan Freddy Numberi berjanji akan menindak para operator yang mempermainkan harga tiketnya di musim mudik Lebaran.

Rencana ini muncul dipicu menyusul kabar tiket kereta api yang sudah habis sebelum bulan puasa. "Ada sanksi, kalau nakal-nakal kita cabut izinnya. Harus begitu," tandas Freddy usai sidang kabinet paripurna di Gedung utama Sekretariat Negara, Selasa (10/8).

Freddy menambahkan, dia telah menginstruksikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat segera mengatasi masalah tiket kereta api yang habis sebelum bulan puasa tiba. "Saya sudah panggil Dirjen pada hari Minggu kemarin," kata mantan Gubernur Papua itu.

Selain menerapkan sanksi, Freddy mengaku akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) persiapan armada angkutan Lebaran 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×