kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Mengejutkan! Lebih dari 2.200 warga Indonesia meninggal dengan gejala virus corona


Selasa, 28 April 2020 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Update Data Covid-19


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Adisasmito adalah pakar kesehatan masyarakat paling senior di gugus tugas COVID-19 Indonesia dan kantor pers Presiden Joko Widodo biasanya merujuk pertanyaan kepada satuan tugas.

Baca Juga: Angka kematian corona capai 765 orang, Gugus Tugas: Paling banyak usia 60 tahun

Menurut pedoman COVID-19 terbaru dari Departemen Kesehatan, pasien yang diklasifikasikan sebagai PDP adalah mereka yang menderita penyakit pernapasan akut yang tidak ada penjelasan klinis selain virus corona.

“Saya percaya sebagian besar kematian PDP disebabkan oleh Covid-19,” kata Pandu Riono, seorang ahli epidemiologi di Universitas Indonesia kepada Reuters.

Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Menhub Budi: Luhut penyelamat saya

Beberapa anggota senior pemerintah pernah menganggap enteng risiko wabah pada Januari dan Februari. Bahkan sejumlah pejabat menyarankan bahwa doa, pengobatan herbal dan cuaca panas akan membantu menangkal virus corona. Kini, berdasarkan perhitungan Reuters, jumlah korban meninggal di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia setelah China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×