kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Mendagri akan dalami kabar pengunduran diri Wabup Nduga


Jumat, 27 Desember 2019 / 13:58 WIB
ILUSTRASI. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan masih mendalami kabar pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Papua Wentius Nimiangge.

Tito bilang saat ini belum menerima surat pengunduran diri Wabup Nduga. Bila surat pengunduran diri telah masuk, Tito bilang akan memproses dengan melihat alasan mundurnya.

"Sampai saat ini suratnya belum ada, kalau ada wakil bupati mengundurkan diri, kita tunggu suratnya dan kita lihat alasannya sudah tepat atau belum, baru nanti kita proses," ujar Tito usai rapat terbatas di Istana Bogor, Jumat (27/12).

Baca Juga: TNI akan dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur di Papua

Sebelumnya pengunduran diri Wabup Nduga dikabarkan berkaitan dengan pengerahan pasukan TNI dan Polri di Nduga. Tito bilang pengerahan tersebut dilakukan untuk penegakan hukum.

Pasukan itu dikirim untuk menangani kasus pembunuhan 34 orang pekerja PT Istaka Karya. Hingga saat ini pelaku pembantaian tersebut belum tertangkap.

"Harus ada perlindungan di sana, beberapa kelompok masyarakat di sana juga banyak yang takut pada mereka ini," terang Tito.

Kepala Staf Presiden Moeldoko juga bilang perlu ada kerjasama untuk memperbaiki situasi di Nduga.

"Perlu kerjasama pusat dan daerah, antara TNI dan daerah, antara Polri dan daerah," jelas Moeldoko.

Baca Juga: Ada kericuhan di Papua, Freeport Indonesia klaim kinerja operasional tak terganggu

Saol wacana penarikan pasukan di Nduga belum dapat dikonfirmasi oleh pihak Istana. Moeldoko bilang penarikan pasukan di Nduga menunggu situasi yang kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×