kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Mendag Beberkan Penyebab Harga Gula Masih Tinggi


Selasa, 05 Desember 2023 / 07:45 WIB
Mendag Beberkan Penyebab Harga Gula Masih Tinggi
ILUSTRASI. Mendag Zulhas buka suara ihwal kenaikan harga gula di pasaran yang sudah mencapai 17.000/kg.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara ihwal kenaikan harga gula di pasaran yang sudah mencapai 17.000/kg. 

Zulhas mengatakan salah satu sebabnya lantaran India melakukan kebijakan pembatasan ekspor gula. Hal itu berdampak langsung pada kenaikan harga gula dunia, termasuk Indonesia. 

Diketahui, India sendiri merupakan salah satu kontributor besar dalam pasar gula dunia. Sebab, India menjadi eksportir gula terbesar ke berbagai negara termasuk Indonesia. 

Baca Juga: Bantuan Pangan Diperpanjang Sampai Juni 2024, Pengamat: Potensi Dipolitisasi

"Di India ini mau pemilu bulan Mei, jadi semuanya produknya dibatasi untuk ekspor agar dalam negerinya tidak ada inflasi," kata Zulhas dalam kunjungannya ke Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (4/12). 

Sebelumnya, Zulhas juga mendapatkan keluhan dari Pedagang Johar Baru terkait kenaikan gula ini. 

Pedagang Pasar Johar Baru, Kartini (58) bercerita bahwa kenaikan gula ini sudah terjadi selama dua bulan lamanya dan turut berdampak pada kenaikan beberapa komoditas lainnya. 

"Karna gula ini berdampak ke kopi-kopi juga, karena gula kan imbasnya kesemua naiknya," jelas Kartini. 

Baca Juga: Menjelang Pemilu 2024, Bantuan Sosial (Bansos) Beras Siap Diguyur Lagi

Kartini juga mengatakan kenaikan ini turut membuat omzetnya turun. Meski begitu ia tidak menyebut berapa persis nilainya. 

Dilansir dari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, Senin (4/12), rerata nasional harga gula sudah mencapai Rp 17.400/kg atau naik 0,87% atau Rp 150 dari hari sebelumnya. 

Kenaikan ini juga lebih tinggi dari Harga Acuan Penjualan (HAP) yang baru saja ditetapkan yaitu Rp 16.000/kg. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×