kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Menaker Beberkan Perkembangan Terbaru Soal THR untuk Ojek Online


Rabu, 19 Februari 2025 / 19:12 WIB
Menaker Beberkan Perkembangan Terbaru Soal THR untuk Ojek Online
ILUSTRASI. Sejumlah pengemudi ojek online menunggu orderan di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (10/2/2025). Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan, tunjangan hari raya (THR) untuk pengemudi ojek daring/ojek online (ojol) masih dirumuskan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan, tunjangan hari raya (THR) untuk pengemudi ojek daring/ojek online (ojol) masih dirumuskan. Pihaknya sedang mencari solusi yang terbaik antara aplikator dan pengemudi. 

"Masih dirumuskan. Tapi, kan kita coba mencari solusi yang terbaik, ya," kata Yassierli, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (19/2/2025). 

Ia menuturkan, sejumlah aplikator memang sudah merespons desakan para ojol soal THR ini. Kendati begitu, komunikasi masalah THR juga masih di tataran kementeriannya. 

Baca Juga: Gojek Tokopedia (GOTO) Merespons Tuntutan THR untuk Mitra Ojek Online

"Sedang, kita sedang (godok) ini terus. Ini di tataran saya, kemudian Dirjen masih komunikasi. (Jadi keputusannya) Belum bisa disampaikan," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, tuntutan THR bagi mitra pengemudi ojek online (ojol) kembali mencuat, memicu diskusi mengenai keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan perlindungan hak pekerja di sektor ride-hailing. 

Pemerintah, aplikator, serta perwakilan pengemudi didorong untuk mencari solusi yang tidak hanya mengakomodasi kepentingan mitra pengemudi tetapi juga menjaga keberlangsungan industri ini. 

Bahkan, para driver ojek online (ojol) mengikuti aksi menuntut pembayaran tunjangan hari raya (THR) di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Senin (17/2/2025). 

Baca Juga: Kaji THR untuk Ojek Online, Pemerintah Disarankan Bangun Dialog

Karena aksi tersebut, mereka menghadapi ancaman pemutusan kemitraan dari aplikator. 

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) yang menjadi koordinator aksi menyebut banyak pengemudi enggan bergabung karena takut sanksi dari aplikator. 

Padahal, sebelumnya, diklaim akan ada 1.000 pengemudi ojol yang akan berdemo. 

"Terus terang ya, (aksi) kita belum maksimal, karena banyak kawan-kawan yang ketakutan. Satu, ada ancaman-ancaman dari beberapa aplikator bahwa mereka ketika ikut demo, mereka akan diputus mitra," ujar koordinator lapangan aksi, Lily Pujiati.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal THR untuk Ojol, Menaker: Kita Coba Cari Solusi Terbaik", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2025/02/19/18123021/soal-thr-untuk-ojol-menaker-kita-coba-cari-solusi-terbaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×