kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.892   -8,00   -0,05%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Menaker akan tingkatkan kompetensi dan sertifikasi


Senin, 12 Februari 2018 / 20:55 WIB
Menaker akan tingkatkan kompetensi dan sertifikasi
ILUSTRASI. Menaker M Hanif Dhakiri


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin fokus dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai rancangan kerja pemerintah (RKP) di tahun depan. Kementerian Ketenagakerjaan mulai mencanangkan beberapa program.

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengatakan, akan meningkatkan kompetensi dan sertifikasi. "Jadi akses dan mutu pelatihan kerja dan sertifikasi profesi yang harus di 2019," ungkapnya di area Istana Negara, Senin (12/2).

Pihaknya akan lebih memfokuskan dan memasifkan pelatihan vokasi. "Lantaran selama ini hal tersebut masih dianggap second class, padahal kan tidak justru pelatihan vokasi ini lebih menjadi terobosan baru untuk masuk ke pasar kerja," tambah Hanif.

Tak hanya itu, dirinya juga akan memfokuskan kejuruan di Balai Latihan Kerja (BLK) yang memiliki prospek di masa depan. Misalnya, di Bekasi yang memiliki 19 kejuruan lalu disederhanakan dua kejuruan menjadi IT dan elektronika. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×