kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Menakar Dampak Penghentikan PPKM Terhadap Ekonomi Indonesia


Rabu, 28 Desember 2022 / 19:01 WIB
Warga melintas di terowongan Kendal, Jakarta, Selasa (5/7/2022).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Signal menuju endemi semakin terang. Bahkan pemerintah berencana menghentikan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada tahun 2023.

Direktur Eksekutif Sagara Institute, Piter Abdullah, menyebut penghentian kebijakan PPKM dan PSBB tidak akan berdampak signifikan pada perubahan ekonomi dalam negeri. 

"Dampaknya hampir tidak ada, karena masyarakat sudah hampir pulih aktivitasnya," kata Piter pada Kontan.co.id, Rabu (28/12). 

Baca Juga: Hasil Kajian Pencabutan PPKM Kelar Meinggu Ketiga Januari 2023

Meski demikian, Piter menilai kebijakan ini diambil pada momen yang tepat dimana dunia sedang mengalami kesulitan perekonomian. 

"Terlepas dari aspek kesehatan, timingnya tepat dan bisa meningkatkan kepercayaan diri dunia usaha," tambah dia. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan kajia baru terkait keberlanjutan kebijakan PPKM. 

Baca Juga: Pencabutan PPKM Tunggu Hasil Kajian Kemenkes

Ia mengungkapkan, kajian baru akan selesai kemungkinan minggu ketiga di Januari 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×