kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Megawati: Orang pintar banyak korupsi


Sabtu, 21 Desember 2013 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Promo Chigo gratis menu Chi-Mat berlaku sampai 7 Agustus 2022 (dok/Chigi.id)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri heran pelaku korupsi alias koruptor di Indonesia justru banyak dilakukan orang-orang pintar.

"Waktu zaman ayah saya (Soekarno), yang namanya ITB itu, bumiputera itu hanya ada 2 insinyurnya, ada bapak saya dan Ir Anwari. Tapi kok setelah berdiri republik ini semua yang bikin korupsi orang pintar kan?" tanya Megawati dalam Dialog Kebangsaan bertema "Kedaulatan Pangan dan Martabat Bangsa" di kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (21/12).

Megawati kemudian memberi contoh koruptor dari kalangan orang-orang pintar. "Coba saja lihat di TV, itu semua orang pintar kok. Ada korupsi di SKK Migas. Yang ketua MK mestinya mikirin hukum tapi korupsi," kata Megawati.

Dua kasus yang dimaksud Megawati adalah dugaan suap SKK Migas yang menyeret Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan kini ditangani KPK. Kemudian kasus kedua adalah suap Pilkada Lebak Banten melibatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan saat ini dalam penanganan KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×