kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Megawati: Anak muda RI tak punya sopan santun


Kamis, 08 September 2016 / 16:52 WIB
Megawati: Anak muda RI tak punya sopan santun


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Ketua Umum PDI Megawati Soekarnoputri melantik pengurus pusat organisasi sayap partai dalam bidang keislaman, Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia) periode 2016-2020 di gedung DPP, Jalan Diponegoro, Kamis (8/9/2016). ‎Dalam sambutannya Megawati heran dengan perilaku anak muda Indonesia yang memanfaatkan kebebasan berekspresi tanpa sopan santun dan etika.

Salah satunya menurut Megawati adalah banyaknya anak muda Indonesia yang menjelek- jelakkan presiden. "Kalau saya lihat sekarang anak muda, sopan santunnya sudah tidak ada. Kalau di Medsos itu, presiden sendiri dijelek-jelekin. Saya sampe mikir, kita ini sebenarnya negara apa sih?," kata Megawati.

Padahal menurut Megawati Indonesia adalah negara yang mayoritas beragama Islam. Dan agama Islam mengajarkan umatnya berpikir logis, sopan-santun, serta berfikir dan berkata dengan baik.

"Islam itu mengajarkan kita bertutur kata yang baik dan sopan, jadi saya heran kenapa anak muda kita," kata Megawati.

Kondisi tersebut menurut Megawati membuat masyarakat terpecah. Tidak ada keutuhan pribadi di tengah masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya Megawati menghimbau untuk tidak menjelek-jelakan orang tanpa tahu betul permasalahannya. "Saya bilang, jangan sukanya menghina di belakang karena itu bukan merupakan sikap ksatria," katanya.

(Taufik Ismail)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×