kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

MEA 2015, industri tekstil Jabar mampu bertahan


Selasa, 07 Oktober 2014 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Manfaat bawang merah untuk kesehatan tubuh.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar optimistis industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Jawa Barat mampu bersaing di tengah persaingan di pasar bebas kawasan regional ASEAN nanti.

“Kenyataannya, investasi untuk garmen dan tekstil semakin bertambah, sehingga ada harapan ke depannya semakin baik. Enggak mungkin investor mau gambling,” kata Dedi ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Dedi menyebut, sepanjang satu tahun terakhir, investasi yang masuk untuk sektor ini meningkat 15%. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kenaikannya, di antaranya adalah ketersediaan sumber daya alam, seperti air. Adapun faktor kedua adalah melimpahnya sumber daya manusia produktif di Jawa Barat.

Sebagai provinsi dengan penduduk paling banyak, menurut data Bappenas, Jawa Barat menyediakan banyak tenaga kerja untuk sektor industri ini. “Ketiga, infrastrukturnya memadai. Tidak ada satu provinsi pun di Indonesia ini yang punya jalan tol begitu banyak, seperti Jawa Barat,” kata Dedi.

Ditanya soal bunga bank yang masih tinggi dan berpotensi memberatkan pelaku industri TPT skala menengah kecil, Dedi mengaku sejauh ini beluma ada keluhan dari para UKM. Dia yakin pelaku industri di Jawa Barat mampu bersaing di ASEAN.(Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×