CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Makna kemerdekaan bagi Jokowi


Minggu, 17 Agustus 2014 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Daftar 18 HP Xiaomi yang Mendapatkan Update MIUI 14, Rilis pada Q1 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki makna khusus bagi Joko Widodo.

Gubernur DKI Jakarta sekaligus presiden terpilih periode 2014-2019 itu memaknai kemerdekaan sebagai usaha menjadi bangsa mandiri.

"Makna kemerdekaan itu usaha mengelola, mengendalikan negara ini secara mandiri, berdiri di atas kaki sendiri," ujar Jokowi usai memimpin upacara kemerdekaan di pelataran Monas Jakarta, Minggu (17/8) pagi.

Jokowi mengatakan, situasi bangsa saat ini belum mencapai cita-cita sang proklamator, Soekarno. Tantangan yang paling berat bagi pemerintah adalah masih terjadi celah yang tinggi antara yang kaya dengan yang miskin.

Lantas, apa usaha Jokowi mencapai cita-cita tersebut? Jokowi menyatakan salah satunya akan diwujudkan dalam pemerataan ekonomi.

"Bukan hanya pertumbuhan ekonomi saja yang harus ditingkatkan, tapi juga pemerataan ekonomi," tegas Jokowi. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×