kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.114   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.050   11,96   0,20%
  • KOMPAS100 790   1,75   0,22%
  • LQ45 601   -1,85   -0,31%
  • ISSI 209   1,50   0,73%
  • IDX30 339   -1,19   -0,35%
  • IDXHIDIV20 421   -1,81   -0,43%
  • IDX80 90   0,09   0,10%
  • IDXV30 115   0,39   0,34%
  • IDXQ30 109   -0,55   -0,50%

Makna kemerdekaan bagi Jokowi


Minggu, 17 Agustus 2014 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Daftar 18 HP Xiaomi yang Mendapatkan Update MIUI 14, Rilis pada Q1 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki makna khusus bagi Joko Widodo.

Gubernur DKI Jakarta sekaligus presiden terpilih periode 2014-2019 itu memaknai kemerdekaan sebagai usaha menjadi bangsa mandiri.

"Makna kemerdekaan itu usaha mengelola, mengendalikan negara ini secara mandiri, berdiri di atas kaki sendiri," ujar Jokowi usai memimpin upacara kemerdekaan di pelataran Monas Jakarta, Minggu (17/8) pagi.

Jokowi mengatakan, situasi bangsa saat ini belum mencapai cita-cita sang proklamator, Soekarno. Tantangan yang paling berat bagi pemerintah adalah masih terjadi celah yang tinggi antara yang kaya dengan yang miskin.

Lantas, apa usaha Jokowi mencapai cita-cita tersebut? Jokowi menyatakan salah satunya akan diwujudkan dalam pemerataan ekonomi.

"Bukan hanya pertumbuhan ekonomi saja yang harus ditingkatkan, tapi juga pemerataan ekonomi," tegas Jokowi. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×