kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Makna kemerdekaan bagi Jokowi


Minggu, 17 Agustus 2014 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Daftar 18 HP Xiaomi yang Mendapatkan Update MIUI 14, Rilis pada Q1 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki makna khusus bagi Joko Widodo.

Gubernur DKI Jakarta sekaligus presiden terpilih periode 2014-2019 itu memaknai kemerdekaan sebagai usaha menjadi bangsa mandiri.

"Makna kemerdekaan itu usaha mengelola, mengendalikan negara ini secara mandiri, berdiri di atas kaki sendiri," ujar Jokowi usai memimpin upacara kemerdekaan di pelataran Monas Jakarta, Minggu (17/8) pagi.

Jokowi mengatakan, situasi bangsa saat ini belum mencapai cita-cita sang proklamator, Soekarno. Tantangan yang paling berat bagi pemerintah adalah masih terjadi celah yang tinggi antara yang kaya dengan yang miskin.

Lantas, apa usaha Jokowi mencapai cita-cita tersebut? Jokowi menyatakan salah satunya akan diwujudkan dalam pemerataan ekonomi.

"Bukan hanya pertumbuhan ekonomi saja yang harus ditingkatkan, tapi juga pemerataan ekonomi," tegas Jokowi. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×