kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Mahfud tak yakin Anggito sengaja memplagiat


Rabu, 19 Februari 2014 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. BNI Gandeng Bank Jateng Garap Jartu Kredit Pemerintah Domestik (KKPD) Jawa Tengah.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, tidak yakin bila Anggito Abimanyu sengaja melakukan plagiat. Alasannya, Mahfud menilai Anggito sebagai sosok yang berintegritas.

"Saya tidak yakin Anggito sengaja melakukan itu," kata Mahfud seperti dikutip dari Antara, Rabu (19/2/2014).

Mahfud mengapresiasi langkah Anggito yang memutuskan mundur dari institusi tempatnya mengajar sebagai pertanggungjawaban atas kesalahan yang telah dilakukan.

"Dia mengambil karya orang lain tanpa sengaja, hanya keliru copy paste ambil file, dia merasa bertanggung jawab dan mundur," katanya.

Sebelumnya, Anggito mengundurkan diri dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Selain menjabat Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia, selama ini Anggito adalah dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Anggito mundur setelah dituduh menjiplak karya tulis orang lain dalam tulisannya berjudul "Gagasan Asuransi Bencana" yang dimuat di Harian Kompas pada 10 Februari lalu.

Seorang penulis di Kompasiana dengan akun "Penulis UGM" mengungkap kesamaan tulisan Anggito dengan tulisan opini serupa yang tayang lebih dulu dalam tulisan "Anggito Abimanyu Menjiplak Artikel Orang?".

Opini tulisan Anggito berjudul "Gagasan Asuransi Bencana" dinilai menjiplak karya Hatbonar Sinaga berjudul "Menggagas Asuransi Bencana" yang dimuat di Kompas, 21 Juli 2006. Sebagian besar kalimat dalam paragraf nyaris sama.

Anggito membantah melakukan plagiat. Dia menyebut ada semacam kesalahan pengiriman file dalam tulisannya dan itu adalah fatal.

Anggito tampaknya serius menyikapi persoalan itu. Oleh karena itu, hari ini, Senin (17/2/2014), Anggito secara khusus datang ke UGM untuk memberikan penjelasan kepada para sivitas akademika UGM untuk mengklarifikasi tuduhan plagiat itu. (Sandro Gatra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×