kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Mahfud MD minta Tipikor daerah dibubarkan


Jumat, 04 November 2011 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Komitmen Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di daerah dalam pemberantasan kini dipertanyakan. Pasalnya, banyak hakim Tipikor daerah kerap menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi.

Menurut Mahfud, vonis bebas yang dijatuhkan hakim Tipikor daerah akan menambah buruk citra pengadilan di mata publik. "Maka gagasan meninjau kembali atau membubarkan pengadilan Tipikor daerah menjadi masuk akal," kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mafhud MD, Jumat (4/11).

Selain karena pengawasan yang lemah, praktek itu terjadi karena proses rekrutmen hakim Tipikor daerah terkesan asal-asalan. Ia menengarai, hakim di pengadilan Tipikor daerah sebelumnya adalah orang-orang pengangguran. Kemudian, mereka mengikuti tes dan melakukan lobi sana sini sehingga menjadi hakim ad hoc Tipikor daerah.

"Jadi mereka tidak memiliki pengalaman sebagai jaksa atau hakim dan tidak memiliki pemahaman tentang hukum yang substantif," ujarnya.

Menurutnya, penanganan kasus korupsi harus segera dikembalikan ke pengadilan Tipikor Jakarta. Kalaupun pengadilan Tipikor Jakarta tidak bisa menampungnya, perkara korupsi itu lebih baik diadili di pengadilan umum saja yang lebih profesional. "Hakim di pengadilan daerah banyak juga yang bersih," jelas Mahfud.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×