kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Mabes Polri usulkan Nanan dan Imam jadi Kapolri


Senin, 20 September 2010 / 12:43 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Akhirnya, Mabes Polri mengungkapkan nama calon Kapolri yang diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Nama tersebut adalah Komisaris Jenderal Nanan Soekarna dan Komisaris Jenderal Imam Sudjarwo.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Iskandar Hasan membenarkan dua nama calon tersebut yang diserahkan ke Presiden SBY. "Memang dua nama yang diajukan," ujar Hasan, Senin (20/9).

Hasan bilang, kemungkinan dua nama disandingkan menjadi Kapolri dan Wakapolri juga terbuka lebar. Pasalnya dua calon itu dinilai paling pas menjadi Kapolri. "Kami menunggu saja nanti pemberitahuan dari pihak istana. Saya pikir siapapun yang dicalonkan kansnya sama,"katanya.

Hasan mengaku sampai hari ini belum ada kepastian apakah salah satu dari dua nama akan diberikan ke DPR untuk mengikuti fit and proper test. Yang pasti, Hasan menegaskan, siapapun yang terpilih polisi akan tetap solid dan mendukung sepenuhnya. "Yang penting siapapun yang terpilih dari dua nama, siapa yang terpilih jadi kapolri yang lain mendukung," tegasnya.

Menurut Hasan, jika dua nama itu disandingkan jadi Kapolri dan Wakapolri akan menjadikan polisi makin solid karena mampu saling mendukung. Namun polisi akan tunduk pada pilihan Presiden. "Dua calon kapolri ini sudah dinilai ini yang terbaik diharapkan dua ini siapapun yang jadi akan membawa polisi ke depan sesuai harapan masyarakat lebih baik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×