kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.763   29,00   0,16%
  • IDX 6.280   25,34   0,41%
  • KOMPAS100 834   3,33   0,40%
  • LQ45 631   6,23   1,00%
  • ISSI 215   1,37   0,64%
  • IDX30 358   3,69   1,04%
  • IDXHIDIV20 439   4,15   0,95%
  • IDX80 95   0,75   0,79%
  • IDXV30 116   0,26   0,23%
  • IDXQ30 115   1,56   1,37%

DPR minta presiden ajukan satu calon kapolri saja


Jumat, 17 September 2010 / 12:02 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) minta calon kepala polisi (kapolri) cukup seorang saja. Tujuannya untuk menghindari konflik internal di tubuh polisi.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, bila calon kapolri terlalu banyak bakal ada yang ditolak. "Ada yang disetujui dan ada yang ditolak kan bisa menimbulkan sentimen pribadi, sehingga bisa mempengaruhi kinerja," kata Marzuki, Jumat (17/9).

Marzuki meyakinkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan proses pemilihan yang hanya satu calon tersebut. Sebab, DPR tetap akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test secara optimal.

Sebab, meski hanya satu calon, DPR tidak harus langsung menyetujuinya. Marzuki bilang DPR tetap bisa menolaknya bila tidak memenuhi persyaratan. "Bila DPR menolak, Presiden pasti akan mengajukan calon yang lainnya," terang Marzuki.

Hingga kini, Presiden SBY belum mengumumkan calon Kapolri pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Namun, beberapa nama sudah santer disebut diantaranya Komisaris Jenderal Nanan Soekarna dan Inspektur Jenderal Imam Sudjarwo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×