kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Ketua DPR setuju calon jaksa agung dari internal


Jumat, 17 September 2010 / 12:43 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Keinginan Kejaksaan Agung rupanya klop dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). DPR setuju jika jaksa agung berasal dari internal Kejaksaan Agung.

Ketua DPR Marzuki Alie setuju dengan keinginan Kejaksaan Agung dipimpin dari kalangan internal. Marzuki beralasan, pejabat karier lebih paham masalah kejaksaan. Dengan demikian, dia mengatakan jika jaksa agung terpilih nanti bisa lebih mudah menyiapkan strategi dan memecahkan permasalahan tersebut.

Bila jaksa agung berasal dari luar, Marzuki mengatakan, mereka harus belajar dulu. "Kalau seperti itu kapan mau mereformasi kejaksaan," kata Marzuki, Jumat (17/9).

Marzuki mengakui, tuntutan calon jaksa agung berasal dari pejabat non karier memang cukup banyak. Namun, ia juga tidak yakin, calon jaksa agung non karier juga bisa bekerja lebih baik dari jaksa agung yang selama ini terpilih dari dalam Kejaksaan Agung. "Calon dari luar pun, tidak mungkin akan bersih, mulus, tanpa cacat," kata Marzuki.

Makanya, bagi Marzuki, siapapun jaksa agung yang bakal terpilih, tidak masalah apakah dari dalam atau dari luar Kejaksaan Agung. Yang utama adalah, calon tersebut mempunyai komitmen dan keberanian mengungkap kasus yang selama ini terpendam. "Selain itu, berani mereformasi internal dan menindak anak buahnya yang nyeleweng," kata Marzuki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×