Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan lembaga investasi asing Global Infrastructure Partners (GIP) akan berinvestasi di Indonesia mulai tahun 2020 dengan nilai sebesar US$ 3 miliar.
"Tahun depan dia mau menyiapkan US$ 3 miliar untuk investasi di beberapa bandara, listrik dan transmisi," tutur Luhut di kantornya, Kamis (12/12).
Baca Juga: Japan to nominate ex-top currency diplomat Asakawa as ADB head
Menurut Luhut, setiap tahunnya dalam 5 tahun ke depan, GIP akan berinvestasi sebanyak US$ 3 miliar. Namun, Luhut mengatakan, dia telah meminta agar nilai investasi tersebut bisa meningkat menjadi US$ 5 miliar di tahun berikutnya.
"Jadi tergantung tahun pertama ini. Kalau bisa diserap dengan baik, dia mau meningkatkan sampai US$ 5 miliar," tambah Luhut.
Luhut juga mengatakan, GIP memandang Indonesia sebagai salah satu tempat investasi yang sangat menjanjikan. Ini pun bisa dilihat dari nilai investasi yang ditanam dalam jumlah besar.
Baca Juga: Luhut Panjaitan setuju bila ekspor benih lobster dibuka kembali
Menurut Luhut, komitmen investasi ini pun ditetapkan setelah dilakukan pertemuan dengan Jim Yong Kim sebanyak dua kali. Menurutnya, ini merupakan pertemuan terakhir sebelum bertemu dengan presiden.
Baca Juga: Luhut: Indonesia andalkan hilirisasi mineral untuk tekan defisit transaksi berjalan
"Ini sudah pertemuan terakhir. Sudah dua kali timnya ke sini. Besok saya bawa ke presiden," ujar Luhut.
Khusus untuk investasi di bandara. Luhut mengungkap, dia telah mengusulkan bandara di Jakarta, Bali dan Medan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)