kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.321   -19,44   -0,31%
  • KOMPAS100 834   -5,19   -0,62%
  • LQ45 631   -5,42   -0,85%
  • ISSI 217   -0,87   -0,40%
  • IDX30 356   -2,59   -0,72%
  • IDXHIDIV20 441   -2,53   -0,57%
  • IDX80 95   -0,70   -0,74%
  • IDXV30 119   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 114   -0,87   -0,76%

Lebih Rendah dari April, BI Perkirakan Inflasi Mei Sekitar 0,35%


Minggu, 29 Mei 2022 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Pedagang melayani warga yang membeli bahan makanan pada pasar tradisional di Jakarta. (KONTAN/Franiskus Simbolon)


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia melihat potensi penurunan inflasi pada Mei 2022. 

Bila menilik data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat inflasi April 2022 mencapai 0,95%Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu keempat Mei 2022, inflasi bulan Mei diperkirakan sebesar 0,35% mom.  mom, berarti tingkat inflasi pada bulan Mei 2022 berpotensi lebih rendah dari bulan sebelumnya.

“Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Mei 2022 secara tahun kalender sebesar 2,51% ytd, dan secara tahunan sebesar 3,50% yoy,” tulis Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (27/5).

Erwin merinci, penyumbang utama inflasi Mei 2022 sampai dengan minggu keempat yaitu komoditas bawang merah dengan inflasi sebesar 0,07% mom, kemudian angkutan udara dengan inflasi 0,06% mom, disusul telur ayam ras sebesar 0,05% mom.

Baca Juga: Rupiah Menguat Menutup Pekan Ini, Bagaimana Nasib Pekan Depan?

Ada juga sumbangan inflasi dari daging ayam ras yang naik 0,02% mom, serta daging sapi, cabai merah, udang basah, kacang panjang, jeruk, sawi hijau, tempe, tahu mentah, bahan bakar rumah tangga, angkutan antar kota, nasi dengan lauk, dan air minum kemasan, masing-masing sebesar 0,01% mom.

Sementara itu, ada komoditas yang mengalami penurunan harga (deflasi) pada periode minggu ini yaitu minyak goreng sebesar 0,02% mom dan emas perhiasan sebesar 0,01% mom.

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat, serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×