kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.939   -53,00   -0,29%
  • IDX 6.000   -9,38   -0,16%
  • KOMPAS100 771   -2,21   -0,29%
  • LQ45 591   -1,55   -0,26%
  • ISSI 209   0,36   0,17%
  • IDX30 328   -0,44   -0,13%
  • IDXHIDIV20 420   0,70   0,17%
  • IDX80 88   -0,25   -0,28%
  • IDXV30 114   0,32   0,28%
  • IDXQ30 107   -0,16   -0,15%

Kredit motor murah, Jakarta diserbu Depok, Bekasi


Senin, 15 Desember 2014 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan menikmati suasana Pantai Pererenan, Badung, Bali, Sabtu (8/4/2023). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, kredit motor begitu murah. Hal itu menjadi pemicu semakin banyaknya pengendara motor dari Depok, Tangerang dan Bekasi menyerbu masuk Jakarta.

Menurut Edi, populasi kendaraan roda dua di Jabodetabek mencapai 12,1 juta unit. "Sekarang kredit motor begitu mudah dan murah. Uang muka Rp 250.000 sudah bisa kredit mobil," ujarnya, Minggu (14/12/2014).

Di daerah seperti Bekasi, Depok dan Tangerang, setiap kendaraan bermotor juga masih menggunakan pelat nomor B, tetapi pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dibayarkan oleh pemiliknya ke pemerintah daerah tetangga. Oleh karena itu, Edi mengaku setuju pembatasan motor di jalan protokol Ibu Kota. Setidaknya, dengan pembatasan sepeda motor ini, dapat mengurangi beban jalan protokol dari luar Jakarta. 

"Jumlahnya memang tidak signifikan, tapi tetap mengurangi volume kendaraan yang ada," ungkap Prasetyo.

Meski begitu, Ketua DPRD DKI tetap mendesak Pemprov DKI Jakarta memperbaiki sistem pelayanan angkutan umum di Jakarta. Kehadiran bus transjakrta tidak cukup diandalkan dalam melayani perjalanan warga setiap hari. Ketersediaan armada belum mencukupi.

"Busway baru di jalan utama. Di koridor lainnya angkutan umumnya belum memadai. Warga masih terus dihantui dengan rasa tidak aman dan nyaman. Ini PR Dishub yang harus dikejar," ungkapnya. (Bintang Pradewo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×