kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.133   46,00   0,25%
  • IDX 5.943   18,62   0,31%
  • KOMPAS100 772   1,42   0,18%
  • LQ45 590   0,72   0,12%
  • ISSI 205   1,43   0,70%
  • IDX30 334   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 414   0,66   0,16%
  • IDX80 88   0,17   0,19%
  • IDXV30 113   0,32   0,28%
  • IDXQ30 107   -0,10   -0,09%

KPK tahan eks wakil rektor UI


Jumat, 14 Maret 2014 / 20:23 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia Buka Rekrutmen PKWT 2022, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka.


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Administrasi Umum Universitas Indonesia Tafsir Nurchamid (TN), di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur, Jakarta, Jumat (14/3).

Tafsir ditahan terkait statusnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan dan instalasi teknologi informasi (TI) gedung perpustakaan pusat UI tahun anggaran 2010-2011. "TN ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari ke depan," tulis Juru Bicara KPK, Johan Budi melalui pesan singkat, Jumat, (14/3).

Tafsir ditahan seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Ia ke luar Gedung KPK mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Ia enggan berkomentar terkait penahanannya hari ini dan langsung menaiki mobil tahanan KPK.

KPK menetapkan Tafsir sebagai tersangka pada Juni 2013. Dia diduga melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama terkait proyek pengadaan TI perpustakaan UI. Diduga, ada penggelembungan harga dari proyek pengadaan proyek TI senilai Rp 21 miliar tersebut. Tafsir diketahui pernah menjabat wakil dekan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik pada 2003-2007.

Saat itu, dekan dijabat Gumilar R Somantri. Terkait penyidikan kasus ini, KPK telah memeriksa Gumilar sebagai saksi. Saat memenuhi panggilan pemeriksaan, Gumilar enggan berkomentar seputar proyek TI yang diduga diselewengkan ini. Dia memilih menyerahkan masalah ini kepada KPK. (Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×