kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

KPK periksa 35 saksi kasus penghambat penyidikan Setya Novanto


Rabu, 10 Januari 2018 / 22:04 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 35 saksi terkait perkara penghambat penyidikan terhadap Setya Novanto dalam kasus e-KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Pimpinan KPK Basaria Panjaitan mengatakan, pihaknya telah meningkatkan perkara ini dari status penyelidikan menjadi penyidikan. "Kami sudah memiliki alat bukti yang cukup untuk meningkatkan perkara ini," ungkapnya, Rabu (10/1).

Adapun, dalam penyelidikan KPK telah memeriksa sebanyak 35 saksi termasuk ahli. Atas kejadian itu pun KPK telah menetapkan Bimanesh Sutarjo dan kuasa hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi sebagai tersangka.

Keduanya diketahui bersama-sama telah menghambat penyidikan terhadap Setya Novanto dalam kasus e-KTP. Keduanya melanggar, Pasal 21 UU No.31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Basaria juga menyebutkan, telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) pada Selasa, (9/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×