kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

KPK mengakui kekurangan penyidik


Selasa, 20 November 2012 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Makanan untuk Penderita Rematik


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kekurangan penyidik. Menurut Ketua KPK Abraham Samad, jumlah penyidik KPK saat ini hanya sebanyak 70 orang.

Samad menjelaskan penyebab kekurangan penyidik itu karena ada yang ditarik kembali ke Kepolisian dan ada yang mengundurkan diri. "Jadi tidak mungkin kami dapat menyelesaikan berbagai kasus korupsi dengan begitu cepat, sedangkan kasus korupsi sangat banyak," kata Abraham dalam rapat kerja dengan Tim Pengawas Bank Century, Selasa (20/11).

Sebelum ditarik ke Kepolisian, Samad mengatakan, penyidik KPK berjumlah 100 orang. "Jadi, sebelum ditarik satu orang penyidik bisa menyelesaikan beberapa perkara, sebenernya itu sudah luar biasa," tegasnya.

Samad membandingkan dengan KPK di Hong Kong. Menurutnya, Hong Kong yang tidak seluas Indonesia mempunyai 2.000 penyidik.

Namun demikian, Abraham menegaskan tetap berkomitmen membongkar kasus korupsi seperti Hambalang dan Bank Century.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×