kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

KPK geledah rumah Suryadharma terkait kasus haji


Kamis, 28 Mei 2015 / 19:34 WIB
KPK geledah rumah Suryadharma terkait kasus haji
ILUSTRASI. Selain BLT El Nino, masyarakat akan terima bantuan pangan cadangan beras pemerintah


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kediaman mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28/5) siang. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang menjerat Suryadharma, yaitu kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013.

"Dalam lanjutan penyidikan dugaan tipikor yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji, pada hari ini, penyidik melakukan penggeledahan di rumah SDA," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha melalui pesan singkat, Kamis (28/5).

Priharsa mengatakan, penggeledahan berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 14.00 WIB. Namun, belum diketahui apa saja yang disita penyidik dari kediaman Suryadharma.

"Penggeledahan berjalan lancar," kata Priharsa.

Suryadharma diduga memanfaatkan dana setoran awal haji oleh masyarakat untuk membiayai pejabat Kementerian Agama dan keluarganya naik haji. Keluarga yang ikut diongkosi antara lain para istri pejabat Kementerian Agama.

Tidak hanya itu, diduga juga terdapat kuota haji untuk para wartawan. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menemukan adanya transaksi mencurigakan yang memperlihatkan bahwa Suryadharma mengajak 33 orang untuk berangkat haji.

KPK juga menduga ada penggelembungan harga terkait dengan katering, pemondokan, dan transportasi jemaah haji.

Terkait penyidikan kasus ini, KPK juga telah memeriksa sejumlah anggota DPR, keluarga Suryadharma, dan politisi PPP yang ikut dalam rombongan haji gratis. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×