Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto
JAKARTA. Kontrak pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akhirnya ditandatangani.
Penandatanganan kontrak yang dilakukan oleh pemerintah dengan kontraktor Beijing Urban Construction Group, PT Wijaya Kaya (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) ini dilakukan untuk pembangunan jalan tol seksi V kilometer 13 ruas Balikpapan-Sepinggan.
Nilai kontrak yang ditandatangani tersebut mencapai Rp 848,55 miliar.
Selain proyek tersebut, pemerintah dan kontraktor tersebut juga menandatangani kontrak pembangunan Jembatan Sungai Manggar.
Basuki Hadimuldjono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berharap, setelah penandatanganan kontrak tersebut, kontraktor segera bisa turun kelapangan dan mulai membangun tol tersebut.
"Walau kami masih akan selesaikan loan agreement-nya tolong segera turun ke lapangan dan mulai kerja, sebab dalam satu bulan presiden akan mengecek semua," kata Basuki di Jakarta Rabu (23/9).
Sebagai catatan saja, Tol Balikpapan-Samarinda merupakan salah satu proyek prioritas yang dalam Rapat Terbatas Selasa (26/5) lalu ditetapkan menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah.
Proyek tersebut terbagi menjadi lima seksi; pertama, Balikpapan-Samboja, ke dua, Samboja-Palaran I, ke tiga, Samboja-Palaran II, ke empat, Palaran-Jembatan Mahkota dan ke lima, Balikpapan-Sepinggan.
Proses konstruksi ke lima seksi jalan tol tersebut rencananya akan menjadi tugas tiga pihak; pemerintah pusat seksi I, pemerintah daerah II, III IV dan swasta seksi V.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













