kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Konsumsi Jemaah Haji Capai 2,78 Juta Box, Menu Nusantara Hadir di Arab Saudi


Sabtu, 09 Mei 2026 / 18:40 WIB
Konsumsi Jemaah Haji Capai 2,78 Juta Box, Menu Nusantara Hadir di Arab Saudi
ILUSTRASI. Distribusi 2,78 juta box makanan untuk jemaah haji Indonesia telah dilakukan. Pemerintah memastikan standar gizi terpenuhi (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MADINAH. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat distribusi konsumsi bagi jemaah haji Indonesia telah mencapai 2,78 juta box. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring berlanjutnya keberangkatan jemaah haji gelombang kedua yang langsung menuju Makkah, Arab Saudi.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa hingga Jumat (8/5/2026), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mendistribusikan sebanyak 2.129.003 box makanan di Madinah dan 653.115 box di Makkah.

Dengan demikian, total distribusi konsumsi bagi jemaah haji Indonesia telah mencapai 2,78 juta box makanan. Pemerintah menilai layanan konsumsi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kondisi fisik dan kesehatan jemaah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.

"Kebutuhan makan jemaah terus kami pastikan terpenuhi dengan baik, tepat waktu, dan sesuai standar gizi," ujar Ichsan dalam konferensi pers di Makkah pada Sabtu (9/5/2026).

Ichsan menegaskan bahwa PPIH Arab Saudi melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi makanan, mulai dari kualitas hidangan, kebersihan, ketepatan waktu pengiriman, hingga kecukupan kandungan gizi yang diterima jemaah.

Baca Juga: Kemenhaj RI Pastikan Layanan Haji 2026 di Madinah Berjalan Optimal

Tidak hanya itu, pemerintah juga menghadirkan berbagai menu bercita rasa Nusantara untuk membantu mengurangi kerinduan jemaah terhadap makanan khas Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Penguatan layanan konsumsi ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga kesehatan jemaah di tengah kondisi cuaca panas di Arab Saudi yang mencapai 38–42 derajat Celsius.

Selain layanan konsumsi, pemerintah turut memperkuat layanan transportasi dan akomodasi menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Fase tersebut diperkirakan menjadi periode paling padat dalam operasional penyelenggaraan haji tahun 2026.

Berdasarkan data dashboard haji Kementerian Haji dan Umrah hingga Sabtu (9/5/2026) pukul 09.00 waktu Arab Saudi, sebanyak 118.700 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Jumlah tersebut setara dengan 58,37% dari total jemaah haji Indonesia tahun ini yang kini telah berada di Madinah dan Makkah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×