kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Konsumen masih pesimistis terhadap outlook ekonomi 6 bulan ke depan


Selasa, 04 Agustus 2020 / 18:01 WIB
Konsumen masih pesimistis terhadap outlook ekonomi 6 bulan ke depan
ILUSTRASI. Pemulihan Sektor Ritel: Pengunjung di salah satu gerai pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (16/6). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) memperkirakan pemulihan bisnis ritel akan berjalan lambat tahun ini karena daya beli masyarakata belum pulih akibat p


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Kabar baiknya, konsumen di kota-kota besar lebih optimis terhadap stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah. Ini terlihat dari indeksnya yang meningkat 19,4% ke 74,4.

Di waktu yang sama, konsumen juga lebih optimis kalau rupiah bisa menguat dalam jangka pendek. Indeksnya meningkat 3,8% ke 112,5.

Dengan perkembangan IEK tersebut, mempengaruhi Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada bulan lalu untuk bergerak ke level pesimistis. IKK tercatat sebesar 71,4 alias menurun 1,8% mom dari bulan sebelumnya yang sebesar 72,6.

Baca Juga: LPEM FEB UI memprediksi ekonomi Indonesia bisa minus 5,3% di kuartal II 2020

"IKK masih menurun meskipun pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah mulai dilonggarkan oleh pemerintah. Ini menunjukkan dampak Covid-19 sangat masif karena IKK turun terus bahkan dari April 2020," tandas Moekti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×