kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Komite etik KPK periksa Iwan Piliang


Jumat, 09 September 2011 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi bekerja dari rumah. Hati-hati. Work from home (WFH) rupanya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Salah satunya serangan jantung. KONTAN/Muradi


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi terus berupaya mengembangkan penyelidikan terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan KPK. Pengembangan pemeriksaan ini dilakukan agar tuduhan-tuduhan Muhammad Nazaruddin selama dalam pelarian terhadap sejumlah pimpinan KPK dapat terang bederang di depan publik menyangkut ada tidaknya pelanggaran kode etik yang dilakukan sejumlah pimpinan KPK.

Ketua Komite Etik, Abdullah Hehamahua mengatakan, Komite Etik menjadwalkan pemeriksaan terhadap jurnalis warga, Iwan Piliang, terkait wawancara yang sempat dilakukannya dengan Nazaruddin melalui Skype saat mantan anggota DPR ini masih berada dalam pelariannya di luar negeri. "Rencananya hari ini akan diperiksa," ujar Abdullah, di Jakarta Jumat (9/9).

Dalam pemeriksaan ini, Komite Etik akan meminta keterangan lengkap dari Iwan perihal wawancaranya dengan Nazaruddin melalui Skype. Dalam wawancara tersebut, Nazaruddin tampil dengan mengenakan topi anyaman dan berkemeja putih dalam sebuah kamar. Kamar itu tampak sederhana, dengan dinding warna hijau muda, dengan langit-langit rumah yang cukup sederhana dan tampak seperti siang hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×