Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi IX DPR RI meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera memperbaiki usulan anggaran tahun 2027. Permintaan tersebut mengemuka dalam rapat kerja tertutup antara Komisi IX DPR dan BGN yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mengatakan rancangan anggaran yang dipaparkan BGN dalam rapat tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dijadikan acuan. Pasalnya, usulan anggaran itu disusun oleh jajaran pimpinan BGN sebelum dilakukan pergantian kepemimpinan.
"Kita minta teman-teman di BGN untuk bisa segera memperbaiki sesuai dengan kebutuhan yang akan dijalankan di tahun 2027," ujar Charles di Jakarta, Senin (15/6).
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Menlu Qatar, Sebut Ada Komitmen Investasi US$ 4 miliar
Dalam rapat tersebut, BGN menyampaikan pagu indikatif tahun anggaran 2027 yang ditetapkan pemerintah berada di kisaran Rp 270 triliun. Namun, Charles menegaskan angka tersebut belum tentu menjadi anggaran yang akan digunakan pada tahun depan.
"Saya harus kasih disclaimer, anggaran ini bukan anggaran yang akan disetujui dan akan digunakan karena ini anggaran yang disusun oleh pimpinan BGN yang lama," katanya.
Menurut Charles, Komisi IX memutuskan menggelar rapat secara tertutup untuk menghindari munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebab, angka anggaran yang dibahas masih berupa rancangan awal dan berpotensi berubah signifikan setelah dilakukan penyesuaian oleh pimpinan baru BGN.
"Anggaran yang akan ditampilkan bukan anggaran yang akurat sehingga mungkin lebih baik tidak disampaikan secara terbuka daripada akhirnya menimbulkan berbagai mispersepsi," ujarnya.
Charles mengungkapkan pimpinan baru BGN saat ini tengah menyusun ulang berbagai program yang akan dijalankan pada 2027. Penyesuaian tersebut mencakup efisiensi anggaran hingga evaluasi jumlah penerima manfaat program.
Bahkan, menurut dia, BGN telah memastikan bahwa kebutuhan anggaran tahun depan kemungkinan akan jauh lebih rendah dibandingkan pagu indikatif yang saat ini tercantum.
"Kami tadi dipastikan oleh teman-teman BGN bahwa ke depan, di 2027, anggarannya pasti akan berkurang jauh. Berapa jumlahnya? Kita juga belum tahu, mereka juga belum bisa memastikan karena proses menghitung masih dilakukan sampai saat ini," kata Charles.
Meski angka final belum tersedia, DPR tetap melanjutkan pembahasan karena siklus penyusunan anggaran negara untuk tahun 2027 tengah berjalan dan tidak dapat ditunda. Komisi IX berharap revisi kebutuhan anggaran BGN dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat mengingat pembahasan anggaran ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Selain membahas anggaran, rapat tertutup tersebut juga menyinggung kelanjutan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta desain pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun mendatang.
Baca Juga: Rosan Ungkap Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













