kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

KMAK duga ada korupsi di proyek reklamasi Makassar


Senin, 25 April 2016 / 17:13 WIB
KMAK duga ada korupsi di proyek reklamasi Makassar


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulawesi Selatan melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dugaan korupsi proyek reklamasi dan pembangunan Istana Negara di Makassar.

Syamsuddin Alimsyah, Juru Bicara KMAK mengaku, proyek ini dilaksanakan tanpa mengantongi izin Amdal dan reklamasi, serta menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah sebesar Rp 264,74 miliar.

Tadinya, proyek ini disebutkan bakal menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional. Proyek tersebut sudah dijalankan sejak tahun 2009.

"Potensi kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 15,51 triliun," katanya, Senin (25/4).

Berdasarkan data KAMK, wilayah yang bakal direklamasi luasnya sekitar 157,23 hektare (ha). Sebagian dari wilayah tersebut dikerjakan oleh PT Yasmin Bumi Asri yang mendapatkan jatah seluas 106,76 Ha dan perusahaan hanya mendapatkan izin Hak Guna Bangunan. Sedangkan sisa lahan reklamasi sebesar 50,47 Ha dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×