kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Khofifah ingin LRT, tapi Menhub sarankan ART yang dibangun di Jawa Timur


Jumat, 17 Januari 2020 / 12:43 WIB
Khofifah ingin LRT, tapi Menhub sarankan ART yang dibangun di Jawa Timur
ILUSTRASI. Jalur lintasan kereta ringan atau LRT Jabodebek terlihat dari ketinggian di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (07/01).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah aktif menyambangi berbagai kementerian untuk segera merealisasi Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019.

Peraturan Presiden ini memuat tentang  Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbang Kertasusila), Kawasan Bromo-Tengger-Semeru serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Baca Juga: Total realisasi pajak wilayah Jawa Timur tahun 2019 mencapai 104,27%

Khofifah pun berharap, pembangunan Light Rail Transit (LRT) menjadi salah satu proyek super prioritas yang dibangun di Gerbang Kertasusila.

Namun, sebaliknya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyarankan agar di kawasan tersebut dibangun Autonomous Rail Rapid Transit (ART).

"LRT kan mahal sekali. Maka kita akan menggunakan ART yaitu kereta berbasis ban, karena kita harapkan ada kombinasi penggunaan elevated dan jalan raya," ujar Budi, Kamis (16/1).

Baca Juga: Jokowi perintahkan Erick Thohir, Ahok, dan Dirut Pertamina tuntaskan kilang TPPI


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×