kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jokowi perintahkan Erick Thohir, Ahok, dan Dirut Pertamina tuntaskan kilang TPPI


Minggu, 22 Desember 2019 / 21:31 WIB
Jokowi perintahkan Erick Thohir, Ahok, dan Dirut Pertamina tuntaskan kilang TPPI
ILUSTRASI. Seorang pekerja PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban, Jawa Timur, menunjuk lokasi tanah yang akan dimanfaatkan Pertamina untuk pembangunan kilang minyak, Selasa (1/11). Pertamina bekerja sama dengan perusahaan minyak Rusia akan membangun

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, dan Komisaris Utama (Komut) Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar bisa menyelesaikan pembangunan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang terletak di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dalam waktu tidak lebih dari tiga tahun.

“Mintanya tadi empat tahun, tiga tahun harus rampung semuanya, entah itu dengan kerja sama, entah itu dengan kekuatan sendiri, saya kira ada pilihan-pilihan yang bisa diputuskan segera,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai mengunjungi kilang PT TPPI, Sabtu (21/12) siang dilansir dari laman Setkab.

Baca Juga: Jokowi: Kilang petrokimia TPPI bisa hemat devisa hingga US$ 4,9 miliar

Terkait kepemilikan saham, Jokowi menjelaskan, 98% saham perusahaan itu milik negara, sisanya 2% milik pemilik lama. Namun Jokowi meminta nanti di bulan Januari sudah ada kejelasan mengenai hal ini, karena ia sudah menunggu lima tahun.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Saya ke Jawa Timur, kemarin, meninjau pembangunan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Ini salah satu kilang terbesar di negara kita. Kilang TPPI sudah dibangun sejak lebih 20 tahun lalu, namun tersendat karena beberapa masalah. Setelah TPPI diakuisisi, PT Pertamina (Persero) akan membangunnya menjadi pabrik petrokimia terpadu yang dapat menghasilkan produk aromatik dan juga penghasil BBM, dari premium, pertamax, elpiji, solar, sampai kerosene. Semuanya. Apabila telah berproduksi secara penuh, TPPI berpotensi menghemat devisa hingga 4,9 miliar USD atau sekitar Rp56 triliun. Lalu kapan selesainya? Saya juga sudah cukup lama menunggu. Sudah lima tahun. Sekarang, saya minta kepada Menteri BUMN, Direktur Utama dan Komisaris Utama Pertamina agar menyelesaikan pembangunan kilang ini tidak lebih dari tiga tahun. Entah itu dengan kerja sama, entah itu dengan kekuatan sendiri.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Joko Widodo (@jokowi) pada

 

Hemat Rp 56 triliun

Presiden Jokowi yang dalam kunjungan itu didampingi Ibu Negara Iriana menjelaskan, kilang minyak TPPI itu merupakan salah satu kilang terbesar di Indonesia, yang dapat menghasilkan produk aromatik, baik paraxylene, orthoxylene, benzene, toluene, heavy aromatic, dan juga penghasil BBM premium, pertamax, elpiji, solar, kerosene. “Ini bisa untuk semuanya,” ujarnya.




TERBARU

Close [X]
×