kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ketua MPR Ahmad Muzani Sebut Indonesia Harus Konsisten Tolak Perang


Jumat, 14 Agustus 2026 / 09:30 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani Sebut Indonesia Harus Konsisten Tolak Perang
Ketua MPR Ahmad Muzani pada Sidang Tahunan MPR 2026 (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan Indonesia harus konsisten menolak perang sebagai cara menyelesaikan perselisihan antarnegara.

Sikap tersebut dinilai sejalan dengan amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dijalankan Indonesia.

Muzani mengatakan, kedaulatan merupakan kemampuan suatu bangsa untuk menentukan jalannya sendiri, menjaga wilayah, melindungi rakyat, mengelola kekayaan, serta mengambil sikap berdasarkan kepentingan nasional dan prinsip yang diyakini.

“Konstitusi memberikan arah yang jelas, Indonesia berkewajiban melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” kata Muzani dalam agenda Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Ketua MPR Berpantun di Depan Prabowo: Sebut Indonesia Makin Menyala

Menurutnya, politik luar negeri bebas aktif berarti Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan pendirian berdasarkan kepentingan nasional tanpa berpihak kepada pihak tertentu.

Karena itu, Muzani menegaskan Indonesia harus tetap konsisten menolak perang sebagai jalan keluar dari perselisihan antarnegara.

Ia mengutip prinsip yang kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto, yakni bahwa Indonesia harus memperbanyak kawan dan menghindari permusuhan. “Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” ujarnya.

Muzani juga menegaskan bahwa serangan terhadap negara berdaulat tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, kedaulatan wilayah dan kemerdekaan politik setiap negara harus dihormati.

“Tidak boleh ada negara manapun yang berhak menentukan nasib bangsa lain,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua MPR: Teknologi Digital Perluas Demokrasi, Tapi Berpotensi Sebarkan Hoaks

Atas dasar itu, Muzani menyerukan penghentian perang, khususnya konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah dan berbagai belahan dunia lainnya.

Ia menilai diplomasi harus tetap menjadi pilihan utama untuk menyelesaikan perbedaan antarnegara. Menurutnya, dunia tidak boleh kehilangan ruang untuk berbicara dan tidak boleh kehilangan kesabaran dalam mencari jalan keluar melalui meja perundingan.

Menurutnya, perdamaian adalah keberanian menahan diri, kesediaan mendengar dan kemampuan menempatkan kehidupan manusia di atas ambisi kekuasaan,” katanya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan Kejutan di Pidato Kenegaraan Hari Ini

Muzani menekankan bahwa perang pada akhirnya hanya menghadirkan penderitaan dan korban jiwa. Karena itu, kepentingan kemanusiaan harus ditempatkan di atas ambisi politik dan kekuasaan.

“Dunia tidak membutuhkan perang, dunia membutuhkan perdamaian,” ujar Muzani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×