kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ketua DPR: Belum ada hal krusial untuk menunda pembangunan gedung baru DPR RI


Jumat, 01 April 2011 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kedua dari kiri), Ketua DMI DKI Jakarta Ma'mun Al Ayyubi (kiri), dan Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar (ketiga dari kiri) Jumat (22/5) menyampaikan imbau


Reporter: Dwi Nur Oktaviani

JAKARTA. Jika tidak ada hal yang krusial, pembangunan gedung DPR RI masih akan terus berjalan sesuai jadwal. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPR RI, Marzuki Alie, hari ini (1/4).

Tapi, ia juga menyatakan pembangunan gedung tersebut bisa saja batal jika pro kontra masih terus memanas.

“Bisa saja batal, semua hal bisa terjadi,” ujar Marzuki di Nusantara III, Jumat (4/1). Menurut Marzuki, dirinya hanyalah juru bicara yang menyampaikan pendapat yang ada di DPR. “Segala pendapat harus dibicarakan, apapun keputusannya nanti saya sampaikan,” tegasnya.

Agar polemik pembangunan gedung ini tak memanjang, DPR berencana segera menggelar rapat. “Kapan jadwalnya belum bisa dipastikan, yang jelas sebelum reses harus sudah dilakukan,” ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu menyatakan jika dirinya mengaku tidak akan melakukan intervensi dalam forum terkait pembangunan gedung. Sehingga apapun keinginan para fraksi akan diakomodir dan hasil kesepakatan akan dilaksanakan. “Dalam suatu forum, pasti akan terjadi debat dan diskusi, apapun keputusannya, tidak ada intervensi dari manapun. Segala konsekuensi harus ditanggung bersama,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×