kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.729   21,00   0,12%
  • IDX 6.495   -30,50   -0,47%
  • KOMPAS100 847   -2,48   -0,29%
  • LQ45 641   -3,98   -0,62%
  • ISSI 228   -0,16   -0,07%
  • IDX30 358   -2,26   -0,63%
  • IDXHIDIV20 435   -2,10   -0,48%
  • IDX80 97   -0,41   -0,42%
  • IDXV30 121   -0,45   -0,37%
  • IDXQ30 113   -0,74   -0,65%

Ketua Apkasindo Riau jadi tersangka suap Gubernur


Jumat, 26 September 2014 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Sebelum Tukar Valas, Tengok Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Selasa (11/4). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan seorang pengusaha kelapa sawit Gulat Manurung sebagai tersangka, Jumat (26/9). Gulat diduga menyuap Gubernur Riau, Annas Maamun.

"GM (Gulat Manurung) sebagai pemberi," kata Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Gulat yang juga merupakan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau tersebut disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penyuapan tersebut diduga dilakukan lantaran Annas menyetujui dan memberikan rekomendasi alih fungsi lahan kelapa sawit seluas 140 haktare (Ha) di Kuangsing, Kaupaten Kuantang Singingi, Provinsi Riau sebagai Area Peruntukan Lainnya (APL). Lahan tersebut kata Abraham, lahan tersebut masuk dalam Hutan Tanaman Industri (HTI).

Selain itu kata Abraham, uang tersebut juga diduga diberikan sebagai ijon proyek-proyek lokal di Provinsi Riau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×