kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kereta Cepat JKT-BDG dapat suntikan US$ 4,498 M


Senin, 15 Mei 2017 / 06:43 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung mendapatkan suntikan dana segar. Menyusul penandatangan pinjaman antara PT Kereta Cepat Indonesia China dan Bank Pembangunan China senilai US$ 4,498 miliar.

Penandatanganan pencairan pinjaman tersebut dilakukan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China, Xi Jinping, di Great Hall of People, Minggu (14/5) malam.

Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin (15/5) dinihari mengatakan, selain itu,  dalam kesempatan sama, pemerintah Indonesia melalui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dengan Menteri Perdagangan juga menandatangani kesepakatan kerjasama ekonomi dan teknik China -Indonesia dengan Menteri Perdagangan China, Zhong San.

"Ada juga penandatanganan dokumen kerja sama implementasi kemitraan komprehensif strategis Indonesia-China 2017-2021 oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu RRT Wang Yi," katanya.

Presiden Jokowi sementara itu berharap, penandatanganan kerja sama tersebut bisa diikuti kerjasama lainnya. Untuk CPO misalnya, agar kerjasama bisa terjalin dia mengundang China investasi pada industri turunan CPO di Indonesia.

Selain CPO, Jokowi juga undang China untuk meningkatkan kerjasama pembangunan infrastruktur dengan Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×