kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Keracunan Terjadi di Beberapa Daerah, BPOM Minta Penjual Setop Latiao Asal China


Selasa, 05 November 2024 / 03:45 WIB
Keracunan Terjadi di Beberapa Daerah, BPOM Minta Penjual Setop Latiao Asal China
ILUSTRASI. Menyusul kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melarang peredaran Latiao.


Sumber: Kompas TV | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Taruna menuturkan, BPOM juga telah mengamankan seluruh produk pangan olahan Latiao dari peredaran. Registrasi dan importasi produk pangan olahan Latiao juga ditangguhkan sementara sampai proses pemeriksaan dan pengujian selesai.

”Karena barang ini dijual secara online, kami meminta kepada pihak terkait, kementerian terkait, untuk men-take down produk yang dijual online,” ucapnya.

Saat ini setidaknya terdapat 73 produk Latiao yang mendapatkan izin edar dari BPOM. Namun, sementara ini empat produk yang terbukti terkontaminasi bakteri Bacillus cereus adalah C&J Candy Joy Latiao, Luvmi Hot Spicy Latiao, KK Boy Latiao, dan Lianggui Latiao.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Elin Herlina mengatakan, pemantauan dan pengujian masih akan terus dilakukan pada seluruh sampel produk Latiao yang beredar di masyarakat. BPOM juga akan terus melaporkan perkembangannya ke masyarakat.

Tonton: BPOM Menarik dan Memusnakan Cemilan Impor dari China Latio

”Kita akan terus memberikan informasi dan perkembangannya,” katanya.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.tv, berjudul: BPOM Minta Penjual Stop Jual Latiao Usai Jajanan Asal China Itu Diduga Terkontaminasi Bakteri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×