kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45780,32   4,77   0.62%
  • EMAS1.023.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.16%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kendalikan virus corona di 9 provinsi, ini tugas yang diberikan Jokowi untuk Luhut


Selasa, 15 September 2020 / 17:17 WIB
Kendalikan virus corona di 9 provinsi, ini tugas yang diberikan Jokowi untuk Luhut
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk mengendalikan virus corona (Covid-19) di sembilan provinsi. Sembilan provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali. 

Ada tiga fokus yang menjadi target pengendalian. Yakni, "Target penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, menurunkan angka kematian," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (15/9).

Asal tahu saja saat ini Luhut juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Luhut akan bekerjasama dengan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Beberapa langkah akan dilakukan untuk mencapai target tersebut. Pertama berkaitan dengan kesamaan data yang digunakan sebagai acuan dalam membuat kebijakan.

Baca Juga: Pemerintah diminta kawal ketat penanganan covid-19 di semua daerah

Selain itu operasi yustisi juga dilakukan untuk mendorong penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Langkah ketiga adalah memperbaiki manajemen perawatan pasien Covid-19.

"Diminta presiden agar target dapat dicapai dalam dua minggu ke depan," terang Wiku.

Selain itu penanganan Covid-19 sembilan daerah tersebut akan dilakukan dengan cara spesifik. Dimana pengendalian akan dilakukan berdasarkan klaster penularan.

Wiku juga menyampaikan akan dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Hal itu untuk mengendalikan penularan Covid-19.

"Apabila ada klaster atau sekumpulan kasus pada wilayah yang lebih kecil dari kabupaten/kota misalnya kecamatan, kelurahan, bahkan RW agar bisa dilakukan pengendalian pada daerah itu supaya tidak tejadi mobilitas" jelas Wiku.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga Selasa (15/9) total kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 225.030 bertambah 3.507 dari hari sebelumnya. Dari angka tersebut sebanyak 161.065 orang sembuh dan 8.965 meninggal dunia.

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Selasa (15/9): 225.030 kasus,161.065 sembuh, 8.965 meninggal

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×