kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.106   -19,00   -0,10%
  • IDX 6.032   -6,29   -0,10%
  • KOMPAS100 787   -1,55   -0,20%
  • LQ45 598   -4,87   -0,81%
  • ISSI 209   2,33   1,12%
  • IDX30 338   -2,77   -0,81%
  • IDXHIDIV20 421   -2,16   -0,51%
  • IDX80 90   -0,21   -0,23%
  • IDXV30 115   0,67   0,58%
  • IDXQ30 109   -0,63   -0,58%

Kemsos: PKH efektif atasi ketimpangan


Senin, 23 Oktober 2017 / 20:18 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Sosial (Kemsos) mengklaim bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) diklaim efektif atasi ketimpangan. Enam juta penerima PKH di tahun ini diharapkan lebih mendongkrak pola konsumsi di Tanah Air ketimbang di tahun 2016.

Kemsos yang di bawah koordinator Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengklaim berdasarkan evaluasi World Bank di tahun 2016 untuk 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat PKH bisa mendorong 10,0% konsumsi per kapita dan mendorong pengeluaran makanan hingga 6,8%.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, ada beberapa indikator utama melihat efektifitas PKH sesuai hasil evaluasi Bank Dunia, Bappenas, dan TNP2K.

Indikator ini bisa dilihat dari aksesibilitas keluarga penerima manfaat dalam hal pendidikan dimana terjadi peningkatan kehadiran siswa SD setelah menerima PKH dibandingkan sebelumnya sebesar 49,2 %, SMP sebesar 49,9 % dan SMA sebesar 30,9 %.

Selain itu terdapat kenaikan persentase anak yang melanjutkan ke pendidikan menengah 8.8 % serta berdampak pada penurunan jumlah pekerja anak.

Selanjutnya, dalam hal akses layanan kesehatan. Khofifah mengungkapkan, jumlah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di fasilitas kesehatan mengalami kenaikan yang signifikan yakni sebesar 45 %. Sementara pemeriksaan kesehatan balita juga naik sebesar 47 %.

"Hasil perhitungan Badan Kebijakan Fiskal kita bisa melihat penurunan kemiskinan, ini tertinggi menurut Kementerian Keuangan dari seluruh penurunan kemiskinan dan gini rastio yaitu PKH dan Kartu Indonsia Pintar,"kata Khofifah, Senin (23/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×