kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Kemperin desak Freeport segera bangun smelter


Senin, 21 Oktober 2013 / 07:22 WIB
Kemperin desak Freeport segera bangun smelter
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendesak PT Freeport Indonesia segera membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter). Desakan ini muncul dalam pertemuan Menteri Perindustrian M.S. Hidayat dengan Presiden Direktur Freeport Rozik B. Soetjipto di kantor Kemperin, Jakarta, akhir pekan lalu.


Hidayat mengatakan, Freeport sudah mulai berupaya untuk membangun smelter. "Mereka sudah mengerti keinginan pemerintah dan mereka akan segera ke kantor pusatnya di Amerika Serikat untuk bicara soal pembangunan smelter," ujarnya usai pertemuan tersebut.


Seperti diketahui, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan tambang membangun smelter tanpa terkecuali. Kebijakan ini merupakan bagian program hilirisasi tambang mineral mulai tahun depan. Cuma, Freeport sebagai pemegang kontrak karya meminta pemerintah memberikan keringanan yakni agar mereka tetap bisa ekspor konsentrat tanpa perlu membangun smelter. Tapi, Hidayat menegaskan, pemerintah hanya memberi dua opsi kepada perusahaan asal Amerika Serikat tersebut: tetap membangun smelter sendiri atau bekerjasama dengan pihak lain.


Kabarnya, Freeport akan menggandeng PT Indosmelt untuk membangun smelter. Namun, Rozik enggan berkomentar soal rencana pembangunan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×