kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kemperin desak Freeport segera bangun smelter


Senin, 21 Oktober 2013 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendesak PT Freeport Indonesia segera membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter). Desakan ini muncul dalam pertemuan Menteri Perindustrian M.S. Hidayat dengan Presiden Direktur Freeport Rozik B. Soetjipto di kantor Kemperin, Jakarta, akhir pekan lalu.


Hidayat mengatakan, Freeport sudah mulai berupaya untuk membangun smelter. "Mereka sudah mengerti keinginan pemerintah dan mereka akan segera ke kantor pusatnya di Amerika Serikat untuk bicara soal pembangunan smelter," ujarnya usai pertemuan tersebut.


Seperti diketahui, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan tambang membangun smelter tanpa terkecuali. Kebijakan ini merupakan bagian program hilirisasi tambang mineral mulai tahun depan. Cuma, Freeport sebagai pemegang kontrak karya meminta pemerintah memberikan keringanan yakni agar mereka tetap bisa ekspor konsentrat tanpa perlu membangun smelter. Tapi, Hidayat menegaskan, pemerintah hanya memberi dua opsi kepada perusahaan asal Amerika Serikat tersebut: tetap membangun smelter sendiri atau bekerjasama dengan pihak lain.


Kabarnya, Freeport akan menggandeng PT Indosmelt untuk membangun smelter. Namun, Rozik enggan berkomentar soal rencana pembangunan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×