kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kemhut bela pengusaha hutan


Senin, 24 Juni 2013 / 06:44 WIB
Kemhut bela pengusaha hutan
ILUSTRASI. Spesial di weekend 15-16 Januari 2022 ini, promo Buy 1 Get 1 Free (BOGO) dari J.CO muncul kembali (dok/J.CO)


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Kehutanan (Kemhut) mengaku tengah memastikan penyebab kebakaran hutan di Riau, apakah akibat kelalaian masyarakat yang mencoba membersihkan lahan dengan cara membakar atau sebab lain.


Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemhut, Rafles B. Panjaitan mengatakan, informasi sementara yang diperoleh Kemhut menunjukkan, penyebab kebakaran hutan lebih disebabkan karena ulah masyarakat setempat yang mencoba membersihkan sebagian lahan dengan membakar. "Akibat kondisi cuaca kering dan angin kencang, api cepat menyebar," ujarnya ke KONTAN, Minggu (23/6).


Kebakaran hutan meluas ke kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perkebunan milik pemodal asing.

"Secara logika tidak mungkin perusahaan melakukan pembakaran dengan sengaja karena akan merugikan perusahaan sendiri," ujarnya. Sesuai Undang-Undang(UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku pembakaran lahan diancam hukuman penjara dari  tiga tahun sampai  10 tahun penjara dan denda dari Rp 3 miliar sampai Rp 10 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×