kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Kementerian PUPR: Butuh Rp 780 triliun untuk bangun rumah bagi MBR 5 tahun ke depan


Rabu, 14 Agustus 2019 / 15:18 WIB
Kementerian PUPR: Butuh Rp 780 triliun untuk bangun rumah bagi MBR 5 tahun ke depan
ILUSTRASI. Harga Rumah Subsidi


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan visi tahun 2030 dengan target bidang perumahan di tahun 2020-2024 dengan penurunan backlog MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) capai 5 juta.

Hal tersebut guna mewujudkan perumahan yang layak dan terjangkau bagi MBR.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto menjelaskan bahwa sebanyak 3,9 juta unit rumah akan dibangun. Porsi pembiayaan pemerintah dari APBN sendiri 20% hingga 30%.

Maka sisa dari pembiayaan akan diperoleh dari swasta atau masyarakat.

"Kita mempunyai tantangan untuk menyediakan Rp 780 triliun selama 5 tahun ke depan untuk skema KPBU. Karena dari pemerintah hanya sedikit," jelas Eko saat acara Workshop Public Private Partnership (PPP) for Affordable Housing di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Pemerintah menginginkan agar rencana tersebut dapat terlaksana secepat mungkin. Eko menambahkan workshop yang digelar dengan mengundang perwakilan world bank menjadi semacam kick off dari skema KPBU yang dicanangkan.

"Jadi nanti world bank kita minta untuk membantu kita menyiapkan kajian investibility dan seterusnya kemudian kita jalannya. Semoga tahun depan sudah bisa constraction," sambung Eko.

Pemerintah sedang mematangkan skema yang tepat digunakan untuk perumahan. Sejumlah hal tersebut di antaranya bagaimana mengembangkan dan menyusun proposal proyek KPBU yang layak secara komersial, mencari sumber pendanaan sektor swasta untuk proyek perumahan KPBU, berkolaborasi untuk memastikan kebijakan, peraturan, dan lembaga yang tepat tersedia untuk mendukung proyek investasi yang potensial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×