Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk segera melakukan uji jalan (road test) pencampuran etanol 20% pada bensin atau E20.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi menyatakan, langkah pengujian ini guna menyepakati target implementasi ke depan.
"Nah saya lagi minta asosiasi untuk ayo kita sama-sama uji langsung road test E20. Itu saya minta tim Gaikindo tuh. Kamu janji ya, ayo kita secepatnya E20 uji road test-nya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Eniya optimistis bahwa infrastruktur dan teknologi kendaraan bermotor yang beredar di pasar domestik saat ini sebenarnya sudah mampu mengadopsi bauran energi nabati yang lebih tinggi.
Baca Juga: Pemerintah Buka Keran Bebas Cukai untuk Campuran Etanol dan BBM
Berdasarkan kajian ilmiah, kata dia, mesin kendaraan generasi terbaru dinilai tidak akan menghadapi kendala teknis yang berarti hingga pencampuran 30%.
"Kalau itu oke kan berarti 10% (E10) gak apa-apa. Tapi saya yakin produk-produk mobil yang sekarang itu bisa sampai 30% (E30). Itu di jurnal ada," kata Eniya.
Meski begitu, Eniya menegaskan bahwa pemerintah tetap memerlukan basis data yang kuat serta pemetaan yang jelas sebelum kebijakan ini diwajibkan secara massal. Penentuan tahapan tahun implementasi penting, agar pelaku industri hilir dan konsumen dapat beradaptasi dengan baik tanpa mengganggu pasar.
"Nah jadi kan sudah tinggal dicari saja theoretical base-nya tapi saya yakin 30% itu gak masalah cuma tahun berapa yang bisa E10, tahun berapa yang bisa E20, tahun berapa yang bisa sampai E30," tuturnya.
Baca Juga: Bebas Tarif, RI Akan Mengerek Impor Buah Segar, Daging, Beras, Hingga Etanol dari AS
Oleh karena itu, koordinasi intensif dengan asosiasi pabrikan otomotif penting dalam merumuskan angka bauran yang paling ideal dan aman untuk diaplikasikan dalam waktu dekat.
"Nah itu saya minta kemarin asosiasi yang Gaikindo untuk ayo kita segera road test mana yang harus kita sepakati. Tapi udah bukan bicara (E)5 lagi bahkan tidak 10 udah langsung 20 aja gitu," pungkasnya.
Baca Juga: Ancaman Impor Etanol Hilang, Food Estate Merauke Siapkan 3 Juta Ton
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













