kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Kemensos Kaji Penebalan Bansos, Tunggu Kebijakan Presiden


Senin, 13 April 2026 / 14:09 WIB
Kemensos Kaji Penebalan Bansos, Tunggu Kebijakan Presiden
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan soal kemungkinan adanya kebijakan strategis mengenai bantuan sosial (bansos) di tengah upaya efisiensi anggaran pemerintah. Namun, kemungkinan tersebut belum mencapai keputusan karena sedang menunggu arahan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait skema bantuan untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Kita tunggu saja kebijakan Presiden nanti. Tapi kalau belajar dari tahun lalu, Presiden itu ada kebijakan untuk memberikan penebalan bansos kepada para penerima manfaat. Itu di pertengahan tahun bulan Juni dan Juli," kata Saifullah di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). 

Baca Juga: Tiba di Moskow, Prabowo Siap Bertemu dengan Presiden Vladimir Putin

Dia mengatakan, pembahasan penebalan stimulus ekonomi termasuk penebalan bansos ini masih berada pada tahap awal dengan melibatkan lintas kementerian. 

"Sudah ada semacam pembahasan ya, belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi. Stimulus ekonomi itu macam-macam kebijakannya, salah satunya biasanya itu adalah penebalan atau juga penambahan penerima manfaat Bansos," kata dia.

Saifullah menuturkan, Kepala Negara pernah mengambil kebijakan khusus berupa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk mengantisipasi fenomena iklim tertentu. 

"Seperti tahun lalu, di akhir tahun Presiden meluncurkan BLT El Nino yang memperluas penerima manfaat yang sebelumnya 18 juta menjadi 35 juta KPM," ucapnya. 

Kendati demikian sampai dengan saat ini, belum ada keputusan kebijakan dari Kepala Negara untuk penebalan bansos di tengah efisiensi anggaran.

Pemerintah ingin mematangkan skemanya agar anggaran dapat dialokasikan secara tepat sasaran kepada masyarakat bawah yang paling membutuhkan. 

"Jadi sampai sekarang belum ada kebijakan, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal," ucap Saifullah.

Baca Juga: BI Ramal Ekonomi RI Kuartal I 2026 Capai 5,2%, Sebut Ekonomi Domestik Kuat

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/13/14010991/kemensos-kaji-penebalan-bansos-tunggu-kebijakan-presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×