CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.559   30,00   0,17%
  • IDX 6.638   -40,42   -0,61%
  • KOMPAS100 874   -3,06   -0,35%
  • LQ45 661   -3,72   -0,56%
  • ISSI 233   -1,35   -0,58%
  • IDX30 367   -2,46   -0,66%
  • IDXHIDIV20 455   -1,62   -0,35%
  • IDX80 99   -0,31   -0,31%
  • IDXV30 127   0,09   0,07%
  • IDXQ30 117   -0,76   -0,64%

Kemenkop UKM dorong koperasi bentuk holding company melalui pemekaran usaha


Selasa, 29 Juni 2021 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan anggota Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri, Cabang Bandung, Jawa Barat.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

Anggota-anggota koperasi tersebut sebagian besar merupakan pedagang dan petani yang membutuhkan dukungan modal berlanjut dan cepat. Dengan cara ini, Kementerian Koperasi dan UKM menjamin negara hadir melalui pendekatan dan instrumen yang tepat.

“Meski demikian, karena keterbatasan sumberdaya belum semua koperasi serta UMKM bisa menikmati fasilitas pembiayaan murah tersebut. Sehingga butuh gotong royong lembaga lain seperti BPR, LKM, BRI, Pegadaian, PNM, yang selama ini concern di UMKM,” imbuhnya.

Dengan pendekatan holding company, KemenkopUKM menargetkan koperasi sektor produksi dan pemasaran tumbuh signifikan. Sebab dua sektor tersebut yang saat ini sangat dibutuhkan UMKM.

Data per 2020 memperlihatkan karakteristik koperasi di Indonesia didominasi oleh koperasi konsumen 57%, koperasi produsen 20%, simpan pinjam 14%, jasa 6% dan pemasaran 3%.

Selanjutnya: Cara cek penerima BLT UMKM tahap 2 Rp 1,2 juta, buka laman resmi BRI dan BNI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×