kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemenko Perekonomian sebut omnibus law dukung keberlanjutan lingkungan


Selasa, 28 Januari 2020 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Omnibus law cipta lapangan kerja tidak akan mengesampingkan keberlangsungan lingkungan hidup.. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asisten Deputi Pelestarian Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera mengatakan, omnibus law cipta lapangan kerja tidak akan mengesampingkan keberlangsungan lingkungan hidup.

"Tujuan utama kan untuk menciptakan lapangan kerja dan ini tidak dikotomikan dengan lingkungan hidup, dua-duanya jalan," kata Dida, Selasa (28/1).

Baca Juga: PP baru yang mengatur penyelenggaraan KEK sudah terbit, ini rinciannya

Dida mengatakan, salah satu permasalahan yang ada saat ini salah satunya karena birokrasi. Selain kemudahan perizinan, Dida menyatakan, dengan adanya omnibus law ini, pemerintah juga berupaya meningkatkan pengawasan pasca keluarnya perizinan.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat pemerintah akan menyampaikan Omnibus Law cipta lapangan kerja dalam waktu dekat. "Hampir final, harapannya mungkin tidak dalam waktu lama ini, kita akan menyampaikannya ke DPR, dan akan diproses di DPR," ujar dia.

Baca Juga: 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin dinilai minim gebrakan untuk pertumbuhan ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×