kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kemenkeu sebut pinjaman Bank Dunia untuk dukung APBN


Senin, 23 Maret 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Membaca Arah Utang Indonesia ; ilustrasi utang luar negeri; hutang luar negeri


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Dunia baru saja menyalurkan pinjaman untuk pemerintah Indonesia sebesar US$ 300 juta.
Pinjaman tersebut disetujui oleh  Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia pada Jumat (20/3) lalu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman, menjelaskan, pinjaman yang diberikan Bank Dunia tersebut merupakan Program Loan.

Baca Juga: BI sempurnakan ketentuan transaksi DNDF untuk mitigasi risiko penyebaran corona

“Yaitu pinjaman yang tidak diperuntukkan untuk mendanai kegiatan tertentu, tetapi dipakai untuk pembiayaan APBN secara umum, untuk mendukung APBN,” tutur Luky saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (23/3).

Program Loan tersebut, lanjut Luky, disebut juga  Financial Sector Development Policy Loan. Artinya, pinjaman ini menggunakan kebijakan untuk memperkuat reformasi sektor keuangan sebagai matriks kebijakan (policy matrix).

Baca Juga: Anggota Komisi IX DPR ini minta pengusaha tak lakukan PHK

Sebelumnya, Luky mengatakan, Kemenkeu memang tengah melakukan penjajakan dan diskusi untuk mendapatkan pinjaman multilateral untuk mendukung pembiayaan APBN 2020.




TERBARU

[X]
×